gates of olympus
spaceman
slot thailand
slot bonus
bonus new member
rtp slot
slot deposit 10rb
joker123
beachviewbreakfastandgrill.com
Dana Untuk Pendidikan 2026

Dana Abadi Pendidikan Bakal Tembus Tembus Rp 175 Triliun Pada Tahun 2026

Sri Mulyani ingin memiliki anak bangsa dari lulusan universitas bergengsi dunia sebagaimana menteri keuangan negara lain membanggakan jajarannya.

Baca Juga: Ketua DPR Puan Maharani: Transformasi Pendidikan Harus Sejalan dengan Kesejahteraan Guru

Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melaporkan di hadapan presiden Prabowo Subianto, para pemimpin intelektual, peneliti, serta seluruh pegiat sainsdan teknologi, bahwa indonesia saat ini memiliki dana abad pendidikan Rp 154,1 triliun. Sementara tahun 2026, dan abad pendidikan kemungkinan akan mencapai Rp175 triliun.

“Saya termasuk yang memulai melahirkan dana pendidikan abad ini 2009 dengan Rp 1 Triliun. Waktu itu motivasinya ada dua, make sure bahwa anggaran 20 persen di dalam APBN yang di amanatkan konstitusi tidak wasted. Jadi kalau tidak terbelanjakan dia terus menjadi dana abad,”tutur sri mulyani dalam acara KSTI 2025 di sasana Budaya Ganesa (sabuga) ITB Bandung, Jawa Barat, Kamis (17/8/2025).

Menurutnya saat itu banyak juga sekolah yang tidak mampu mahjong membelanjakan dana pendidikan dengan tepat. Hasilnya malah di pakai untuk mengganti fasilitas yang masih bagus, atau bahkan urusan mengecat pagar dan bangunan.

“Maka motif pertama adalah making sure bahwa dana pendidikan tidak goes wasted. Dibuatlah wadah yang di sebut dana abadi. Tapi notif kedua adalah karena saya waktu jadi Menteri Keuangan di 2005, 2006 mulainya. Itu saya merasa minder. Karena banyak orang indonesia yang tidak mampu sekolah sekolah di the best university,”jelas dia.

Indonesia Mampu Bersaing

Sri Mulyani ingin memiliki anak bangsa dari lulusan universitas bergengsi dunia, sebagaimana Menteri keuangan negara lain membanggakan jajarannya.

“Waktu itu saya event di lingkungan ASEAN, Malaysia, Singapura, mereka selalu bilang oh I have my staff, udah belajar di Harvard, Columbia di Standford di London School of Economics. Mereka bilang, anak buah saya gak ada yang belajar di situ. Dan kita merasa. suddenly realize kita harus checking out. Sehingga munculah keinginan untuk bisa mengirim orang Indonesia,”jelas dia.

“Sehingga saya ingin melaporkan kepada bapak ibu sekalian Rp154,11 triliun. Kalau tahun ini di tambah dengan another RP20 Triliun akan menjadi Rp175 triliun next year juga akan menambahkan lagi. Dana Abadi pendidikan Rp126,12 triliun, ini untuk pendidikan.

670 Ribu Penerima Manfaat

Dengan dana Abadi sektor pendidikan, sebanyak 670 ribu anak-anak slot88 resmi indonesia telah menjadi penerima manfaat dalam bentuk beasiswa gelar, 55.586 alumni, dan 578 ribu penerima beasiswa gelar, 55.586 alumni, dan 578 ribu penerima beasiswa non-degree.

“What about the top university? Di dunia, 3.363 orang, 24 alumni LDPD dan MIT. Saya yakin di sini ada nggak, 63 alumni dari University of Oxford, 96 alumni dari Harvard University. 72 alumni dari university of Cambridge, 20 alumni dari Stanford, 78 dari Barkeley, dan 308 orang dari Imperial College London. Tidak ada yang tepuk tangan,”ujar Sri Mulyani sambil mengajak apresiasi hadirin.

Melchias Mekeng DPR, Minta Pemerintah Pangkas Dana Pendidikan Kedinasan

DPR – Mekeng merasa heran, anggaran pendidikan yang meningkat setiap tahun tidak dirasakan oleh seluruh rakyat:

Baca Juga: Melchias Mekeng DPR, Minta Pemerintah Pangkas Dana Pendidikan Kedinasan

Anggota Komisi slot qris 5rb XI DPR RI Melchias Markus Mekekng mendesak pemerintah agar ada pemangkasan dana untuk pendidikan kedinasan. Pasalnya, anggaran pendidikan kedinasan sangat besar mencapai Rp 104,5 Triliun per tahun atau sebesar 39 persen dari anggaran pendidikan di APBN, Namun, yang menikmati hanya 13.000 orang.

Sementara untuk pendidikan formal dari tingkat dasar, menengah hingga pendidikan tinggi hanya mendapatkan anggaran Rp 91,2 triliun per tahun atau 22 persen dari dana alokasi APBN. Namun, yang mendapatkan sangat besar mencapai 62 juta siswa.

“Pendidikan dasar sampai menengah itu Rp 33,5 triliun, Pendidikan Rp 57,7 triliun. Totalnya Rp 91,2 triliun. Berapa orang yang menikmati? Kurang lebih 62 juta siswa. Sementara pendidikan kedinasan Rp 104,5 triliun. Siapa yang menikmati? Hanya 13.000 orang. Ini yang saya namakan pendidikan tidak berkeadilan,”kata melchias mekeng dalam rapat kerja komisi XI dengan menteri keuangan Sri Mulyani di Jakarta, Kamis malam, 3 Juli 2025 lalu.

Anggaran Pendidikan Tidak Dirasakan Masyarakat

Politisi senior partai Golkar ini mencatat alokasi anggaran pendidikan dari APBN slot777 gacor terus meningkat. Tahun 2020 tercatat sebesar Rp 542,82 triliun, sementara anggaran pendidikan tahun 2025 mencapai Rp 724,2 triliun.

Namun ia merasa heran, anggaran pendidikan yang meningkat setiap tahun tidak di rasakan oleh seluruh rakyat. Hal ini karena sasaran penerimanya kurang tepat. “Yang pendidikan kedinasan di kecilin aja dulu. Kasih yang Formal supaya tahun 2035-2045, kita bisa mencapai Indonesia emas dan bukan indonesia cemas,”ujar MEkeng.

Dia mengaku permintaan mengurangi anggarn untuk sekolah kedinasan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2022, Pasal 80, Ayat , Dalam aturan itu di nyatakan anggaran pendidikan kedinasan tidak boleh menggunakan anggaran pendidikan yang berasal dari APBN tetapi menggunakan anggaran yang telah di alokasikan oleh APBn lewat kementrian atau Lembaga terkait.

Menurut Ketua Fraksi Partai Golkar di MPR ini, indonesia tengah mengahdapi tantangan besar berupa bonus demografi, dengan mayoritas penduduk berada pada usia produktif. Kondisi ini menjadi peluang emas. Namun bisa menjadi bencana jika pendidikan yang di terima generasi muda tidak merata, tidak berkualitas, dan tidak adil.

Kesenjangan Akses Pendidikan

Faktanya, banyak anak-anak bangsa, terutama di daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan (3T), masih mengalami kesenjangan akses terhadap pendidikan yang layak. Ketimpanagn mutu antar daerah, antar kelompok sosial, bahkan antar jenis pendidikan masih sangat terasa.

Di sisi lain, pemerataan pembangunan sarana dan prasarana pendidikan juga belum tuntas. Masih banyak sekolah rusak, ruang kelas tidak layak, dan keterbatasan fasilitas di berbagai daerah. Guru di daerah terpencil mengalami keterlambatan gaji, kurangnya pelatihan, bahkan ketidakpastian status kerja.

“Kesejahtraan dan kapasitas guru adalah kunci pendidikan bermutu. jika guru terus di kesampingkan, kita tidak akan pernah mencapai pendidikan yang merata dan berkualitas,”tegas anggota DPR dari Dapil NTT ini.

Tinjau Uang Proporsi Anggaran Pendidikan

Dia meminta seluruh pemangku kepentingan untuk meninjau ulang proporsi anggaran pendidikan yang timpang. Caranya anggaran untuk pendidikan kedinasan harus di kurangi, sementara untuk pendidikan formal di tingkatkan. Dia juga mendorong pemerataan pembangunan sarana pendidikan, meningkatkan kesejahtraan dan penguatan kapasitas guru.

Mantan Ketua Komisi XI DPR RI ini meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan Dana Alokasi khusus (DAK) kepada Komisi XI untuk pendidikan. Hal itu agar dana pendidikan dapat di salurkan ke daera-daerah.

“Dulu waktu saya jadi Ketua Komisi XI, ada namanya DAK penugasan. Kasih DAK penugasan kepada kami di bidang pendidikan. Dan itu mekanismenya APBN supaya kita bisa tahu karena kami-kami ini ini sekarang kerjanya ke daerah, ke sekolah-sekolah,”tutp Mekeng.

mahjong slot
Exit mobile version